Rabu, 02 Januari 2013

Waktu Tidur

BERAPA lama waktu tidur Anda semalam? Dua atau tiga jam tiap hari? Tahukah Anda bahwa kurang tidur dapat menyebabkan risiko kematian yang lebih tinggi?

Jumlah tidur yang dibutuhkan tergantung pada berbagai faktor, terutama usia Anda. Setidaknya orang dewasa membutuhkan delapan jam per hari untuk tidur. Cukup tidur dapat memberikan kebugaran pada tubuh, sehingga Anda dapat menjalankan segala aktivitas dengan baik keesokan harinya. Perhatikan pedoman umum untuk kelompok usia yang berbeda:

Usia bayi, jumlah tidur yang disarankan 14-15 jam
Usia balita, jumlah tidur yang disarankan 12-14 jam
Usia anak sekolah, tidur yang disarankan 10-11 jam
Usia dewasa, tidur yang disarankan 7-9 jam

Berikut faktor yang dapat mempengaruhi berapa banyak jam tidur yang Anda butuhkan, seperti dilansir Mayoclinic.

Kehamilan

Perubahan tubuh wanita selama kehamilan dapat meningkatkan kebutuhan untuk tidur.

Usia

Orang dewasa yang lebih tua membutuhkan jumlah tidur yang sama dengan orang dewasa muda. Ketika Anda beranjak tua, bagaimanapun, pola tidur Anda dapat berubah. Orang dewasa yang lebih tua cenderung tidur lebih ringan dan lebih sering terbangun di malam hari daripada orang dewasa muda. Hal ini dapat menciptakan  kecenderungan untuk tidur siang pada siang hari.

Kurang tidur

Jika Anda kurang tidur, jumlah tidur yang dibutuhkan meningkat.

Tidur berkualitas

Jika tidur Anda sering terganggu atau dipotong pendek, Anda tidak mendapatkan kualitas tidur yang baik. Kualitas tidur Anda sama pentingnya dengan kuantitas.

Pola istirahat

Meskipun beberapa orang mengaku merasa beristirahat hanya beberapa jam dari tidur malam, penelitian menunjukkan bahwa orang yang tidur begitu sedikit pada malam harinya, banyak yang tidak berkinerja baik pada tugas-tugas mental yang kompleks seperti halnya orang-orang yang lebih dekat dengan tujuh jam tidur malam. Selain itu, penelitian menyebutkan orang yang pola tidurnya kurang dari tujuh jam dikaitkan dengan resiko tingkat kematian lebih tinggi

Jika Anda sering mengalami kantuk di siang hari, bahkan setelah meningkatkan jumlah kualitas tidur Anda, berkonsultasilah. Dokter mungkin lebih dapat membantu Anda.

Dikutip dari : http://health.okezone.com/read/2012/08/03/483/672838/pastikan-waktu-tidur-anda-tercukupi

Kelebihan dan Kekurangan Air Putih

Lalu apa Bahaya dan Manfaat Air bagi kita??
Manfaat Air Putih:
  • Air putih bisa memperlancar peredaran darah
  • Air putih bisa menguruskan badan,
  • Air bisa membuat tubuh lebih bugar
  • Air bisa membuang toksin/racun dalam tubuh
  • Air membuat urine menjadi putih,karena urine kuning biasanya terdapat banyak racun yang bisa menyebabkan penyakit
  • Air dapat menyehatkan jantung
  • Air dapat memperlancar proses pencernaan
    Apa penyebab jika mengonsumsi air terlalu berlebihan??
    Orang yang mengonsumsi air terlalu berlebihan biasanya disebut "Hyper Hydration",dalam kasus medis ternyata mengonsumsi air dalam jumlah yang banyak dapat menyebabkan beberapa gangguan terhadap organ di bahwa ini:
    1.Ginjal
    Air yang kita minum,akan menuju ginjal untuk proses penyaringan. Banyak orang yang beranggapan dengan minum air banyak dapat membersihkan ginjal. Pendapat ini tidak sepenuhnya benar,karena ginjal akan bekerja terus-menerus. Akhirnya membuat ginjal lemah dan bisa dengan mudah terserang penyakit.
    2.Sel Darah Merah
    Menurut pendapat ahli,terlalu banyak mengonsumsi air akan membuat sel darah mengembang,dan bila lebih banyak lagi sel darah merah tersebut akan meledak
    3.Otak
    Mengonsumsi air berlebihan akan membuat air terperangkap di otak kita,dan bisa menyebabkan stroke. Banyak air dapat melebarkan jaringan,dan ini sangat baik untuk pembuluh darah. Akan tetapi otak juga mengembang. Itulah sebabnya kenapa pelari Marathon,lebih senang menyiramkan air ke tubuhnya,daripada meminumnya
    4. Paru-paru
    Walaupun hanya air, jika bercampur dengan asam lambung saat berbalik naik keatas akan memasuki tenggorokan dan terhirup ke dalam paru-paru yang menimbulkan pneumonia.
    5. Lambung
    Terutama saat minum sebelum tidur. Jika masih ada cairan, isi lambung akan meluap naik menuju kerongkongan saat kita merebahkan diri. Pada saat itu, tubuh akan menyempitkan saluran pernapasan dan menghentikan pernapasan kita untuk mencegah isi lambung memasuki tenggorokan. Tindakan otomatis yang dilakukan tubuh mengentikan pernapasan agar air tidak masuk kekerongkonngan dan paru2. Selain itu, minum air terlalu banyak juga bisa membuat kapasitas lambung lebih besar, ini mengiritasi dan melukai lambung.