Sabtu, 29 Desember 2012

Pentingnya Mencuci Tangan dengan Sabun

Banyak orang berpikir dan berpendapat bahwa seringnya mencuci tangan hanyalah buang-buang energi dan waktu saja. Tetapi bila kita cermati, mereka sangat tidak menyadari bahwa tangan kita bisa menjadi sumber bakteri dan virus berbahaya yang dapat menyebabkan penyakit menular. Tentu saja yang dimaksud cuci tangan di sini yaitu cuci tangan pakai sabun. Simak terus uraian selanjutnya ya…

 Kita harus mengetahui bahwa mencuci tangan pakai sabun secara teratur adalah salah satu hal penting untuk memelihara kondisi kesehatan tubuh kita. Kita pun harus menyadari bahwa setiap hari kita melakukan kontak dengan kuman dan bakteri yang berbahaya yang selalu hadir di sekitar kita seperti pada pegangan pintu, kran air, pagar, keyboard computer dan lain-lain.

Secara tidak sadar tangan kita yang kotor dan sudah mengandung bakteri dan virus harus melakukan kontak juga dengan muka, mata, hidung dan lambat laun bakteri dan virus tersebut masuk ke dalam tubuh kita bisa lewat makanan yang kita pegang juga. Makanya sangat penting cuci tangan pakai sabun bagi kita semua.

Mengapa cuci tangan pakai sabun itu sangat penting?

Dengan mencuci tangan pakai sabun kita bisa mencegah diri dari terinfeksinya tangan oleh sejumlah bakteri dan virus yang bisa menimbulkan penyakit menular berbahaya seperti: diare, tipus(tipes), flu burung dan flu baru H1N1. Menurut data dari Dinas Kesehatan bahwa mencuci tangan pakai sabun bisa menurunkan kasus penyakit diare sebesar 40%.

Apalagi kalau kegiatan mencuci tangan pakai sabun ini dilakukan atau didukung dengan kegiatan lainnya seperti membuang sampah pada tempatnya, tidak buang air sembarangan, mengelola air minum yang benar maka akan mampu menurunkan kasus penyakit diare sebanyak 80%-90%. Nah lo, lumayan penting kan cuci tangan pakai sabun ini.

Bagaimana proses mencuci tangan pakai sabun yang benar?

Memang tidak sedikit orang yang mengetahui bagaimana mencuci tangan pakai sabun tapi hanya sedikit yang tahu bagaimana proses mencuci tangan pakai sabun yang benar. Mencuci tangan harus teliti dan rinci agar hasilnya maksimal.

Proses pertama dalam mencuci tangan pakai sabun, basahi kedua tangan dengan air yang mengalir dari telapak tangan, sela-sela jari tangan kemudian ke punggung tangan dengan hati-hati sampai kotoran yang menempel hilang terbawa arus air.

Proses kedua dalam mencuci tangan pakai sabun, setelah tangan benar-benar basah tuangkan sabun secukupnya dan gosok-gosok dengan telapak tangan hingga berbusa, kemudian gosokkan ke bagian sela-sela jari tangan dan punggung tangan. Gunakan jari-jari tangan kanan untuk menggosok sela-sela jari tangan kiri dan sebaliknya gunakan jari-jari tangan kiri untuk menggosok sela-sela jari tangan kanan.

Proses ketiga dalam mencuci tangan pakai sabun, bilaslah kedua tangan dengan air mengalir sambil menggosok satu sama lain telapak tangan dan sela-sela jari tangan. Ulangilah sebanyak 2 kali proses pertama sampai proses ketiga apabila kotoran yang menempel di tangan cukup banyak. Lalu keringkan dengan lap/tisu yang bersih atau bisa juga dengan pengering udara.

Kapankah Waktu yang Tepat untuk Mencuci Tangan Pakai Sabun?

Hal-hal di bawah ini adalah waktu-waktu yang sangat tepat bagi kita untuk mencuci tangan pakai sabun:
- Setelah batuk, bersin, dan membuang ingus.
- Setelah membuang sampah.
- Sebelum dan sesudah menyentuh area yang luka
- Sebelum menyentuh anak-anak dan balita.
- Setelah menyentuh hewan peliharaan dan membersihkan kotorannya.
- Setelah mengganti popok bayi.
- Sebelum dan sesudah menyentuh makanan yang akan kita masak, seperti daging, ikan dan unggas.
- Sebelum dan setelah makan makanan.
- Setelah buang air kecil dan besar.
- Setelah mengunjungi pasien di rumah sakit.
- Setelah menggunakan kamar kecil di rumah atau di tempat umum.

Mengetahui sangat pentingnya mencuci tangan pakai sabun akan membantu kita agar terhindar dari berbagai penyakit menular. Hal ini disarankan agar dilakukan oleh kita dan keluarga di rumah agar bakteri dan virus tidak mudah menyebar di lingkungan sekitar kita.

Alangkah baiknya kita mengajarkan cara-cara mencuci tangan pakai sabun yang benar kepada keluarga terdekat, tetangga dan masyarakat luas agar tercipta kehidupan yang sehat karena kehidupan yang sehat berawal dari tubuh-tubuh yang sehat pula.



Berikut adalah Video dari UNICEF yang di unduh dari Youtube




 

Kebersihan dan Kesehatan

Betapa menyenangkan jika kita sehat. Orang yang sehat selalu tampak bugar dan merasa lebih baik. Jika kamu sehat, kamu mempunyai energi untuk bisa melakukan banyak kegiatan, seperti sekolah, beraktivitas, dan menikmati kesenangan dengan teman-temanmu.


MENGAPA KEBERSIHAN DAN KESEHATAN SANGAT PENTING ?
 
Kamu tidak selalu merasa sehat sepanjang waktu. Apakah kamu ingat kapan terakhir kali kamu sakit? Bagaimana perasaanmu? Apa yang bisa kamu lakukan ketika kamu sakit? Sangat tidak enak apabila kondisi sedang sakit. Hari-hari dilalui dengan berat. Seringkali sakit yang di alami di akibatkan kurangnya menjaga kebersihan dan terkadang baru menyadari, bahwa penting untuk menjaga kebersihan dan kesehatanmu.

Kualitas diri kamu sebagai remaja tercermin dari pengetahuan, sikap dan perilakumu dalam menjaga kebersihan dan kesehatan diri, antara lain dengan mandi secara teratur setidaknya 2x setiap hari, menyikat gigi setiap kelar makan, mencuci tangan apabila akan menggunakan tangan untuk mengambil makanan dan setelah BAB dan BAK, menggunakan pakaian yang bersih, menjaga pola hidup bersih dan sehat, serta menjaga lingkungan keluargamu, sekolahmu dan lingkungan tempat tinggalmu agar tetap bersih dan sehat.

Dengan semakin banyak mengetahui manfaat menjaga kebersihan dan kesehatan serta akibat yang ditimbulkan dari kurang pedulinya kita menjaga kebersihan dan kesehatan, perubahan yang diharapkan terjadi adalah adanya karakter positif remaja dalam menjaga kebersihan dan kesehatan yang juga memberikan dampak kepada keluarga, sekolah dan masyarakat.


Pola Makan yang Sehat




  1. Kurangi makanan berlemak tinggi, seperti mentega, margarine, dan santan. Lebih baik dapatkan asupan lemak alami dari kacang-kacangan atau biji-bijian. Lupakan jeroan, otak, makanan berkuah santan kental, kulit ayam dan kuning telur. Pilihlah daging tanpa lemak, makanan berkuah bening, susu rendah lemak, susu kedelai, yogurt, putih telur, dan ikan sebagai sumber protein yang baik

  2. Sedapat mungkin hindari bahan pangan atau bahan pengawet yang dalam jangka panjang dapat menjadi pemicu kanker.

  3. Pilih makanan atau minuman yang berwarna putih alami (bukan di-bleach). Gunakan pewarna dari bahan makanan misalnya warnet coklatnya dari bubuk coklat, merahnya strowbery, kuningnya kunyit, dan hijaunya daun suji. Jangan menambahkan saus, kecap, garam dan bumbu-bumbu penyedap secara berlebihan. Perbanyak makan buah dan sayuran.

  4. Teknik pengolahan makanan juga mempengaruhi mutu makanan. Pilih makanan dengan metode memasak dikukus, direbus, atau ditumis dengan sedikit minyak.

  5. Perbanyak minum air putih, mineral 8 gelas sehari, hindari minuman beralkohol, bersoda dan minuman dengan kandungan gula dan kafein tinggi. Jus sayuran dan buah baik untuk menjaga dan memelihara kesehatan tubuh.